Palembang 05 April 2017, 500 meter kubik air bersih perhari menjadi kebutuhan fital Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Untuk kebutuhan tersebut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, menyanggupi suplai kebutuhan air bersih itu.
Menurut General Manager (GM) PT Angkasa Pura 2 Bandara SMB II, Iskandar Hamid, mengatakan, sebenarnya instalasi PDAM di Bandara SMB II sudah dibangun sejak 2014 dengan investasi Rp500 juta. “Hanya saja baru tahun ini terealisasi, akibat sejumlah kendala administrasi,” aku Iskandar, kemarin (5/4).
Kesepakan kebutuhan tersebut tertuang dalam MoU antara GM PT AP2 Bandara SMB II Iskandar Hamid dengan Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Andi Wijaya. “Sebelumnya kami mengandalkan suplai air bersih dari WTP (water treatment plant) internal, tapi ketika musim kemarau bermasalah karena terjadi penyusutan debit air,” aku Iskandar.
Contohnya, pada musim kemarau 2015 lalu. PT AP2 Bandara SMB II terpaksa membeli air bersih dari mobil tangki berkapasitas 8 ribu hingga 11 ribu liter per hari. Pengeluaran per hari pun, bisa Rp20 juta hanya untuk membeli air bersih. “Dengan adanya suplai dari PDAM Tirta Musi ini, selain kebutuhan sehari-hari bandara, juga jelang tuan rumah Asian Games,” ucap Iskandar.
Sementara itu, Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya, mengatakan, selain pihaknya akan menyuplai air bersih 500 meter kubik per hari, WTN internal di Bandara SMB II juga perlu tetap diaktifkan. “Sebagai cadangan kalau distribusi air kami macet karena kami juga sepenuhnya bergantung listrik dari PLN,” akunya.
Nantinya, pipa distribusi air bersih Bandara SMB II ini bakal berada di bawah pengawasan dari PDAM Unit Alang-Alang Lebar. Usai penandatanganan berita acara serah terima operasi pipa distribusi air bersih dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke instalasi air bersih PDAM Tirta Musi di Bandara SMB II.