PDAM Tirta Musi Palembang terpaksa mengurangi produksi air bersih selama beberapa hari ke depan.

Hal ini terjadi karena adanya pengurangan daya PLN untuk memproduksi air bersih.

Daya yang dibutuhkan sebesar 400 volt sedangkan yang tersedia saat ini hanya 370 volt.

Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya mengatakan karena adanya pengurangan daya ini, produksi air mengalami pengurangan sebesar 50 persen.

"Normalnya kami memproduksi air bersih sebanyak 3800 liter per detik, sedangkan sekarang kami hanya memproduksi 1000 sampai 2000 liter per detik," ujarnya, Kamis (24/8/2017).

Andi mengatakan, jika biasanya pelanggan mendapatkan air bersih sebanyak 1 meter kubik per hari, saat ini hanya bisa mendapatkan 0,3 meter kubik per hari.

"Tentunya hal ini juga akan berpengaruh pada lamannya air mengalir. Biasanya air mengalir selama 24 jam, sekarang air yang akan mengalir hanya 12 jam," ujarnya.

Ia mengatakan, pengurangan produksi air ini akan rasakan oleh semua pelanggan.

"Terutama pelanggan yang berada di kawasan Seberang Ilir, sedangkan untuk daerah Seberang Ulu bisa dibilang lebih aman, terutama di Kawasan Plaju dan Jakabaring," ujarnya.

Andi mengatakan, saat ini pelanggan PDAM yang tersebar di Kota Palembang sebanyak 270 ribu pelanggan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar masyarakat bersabar dan menghemat penggunaan air.

"Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan keadaan ini, karena kerusakan bukan terjadi di pelanggan tetapi memang ada permasalahan teknis di PLN.

Jika memang mendesak ada keluhan bisa hubungi call centre kami 0711-355222

dikutip dari sripoku.com

 

-->